Selasa, 29 Oktober 2024

BERMIMPI: Bersama Raih Mimpi Melalui Inovasi

BERBAGI DAN BERKOLABORASI BERSAMA SAHABAT TEKNOLOGI


Selamat datang di blog ini, tempat di mana ide-ide segar bertemu dan berkembang. Di sini, kita akan saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inspirasi untuk mencapai tujuan bersama.
Mari kita bersama-sama membangun ekosistem teknologi yang positif dan bermanfaat bagi semua. Jangan ragu untuk berkomentar, mengajukan pertanyaan, atau berbagi artikel menarik yang Anda temukan. Selamat membaca!"


Mulai dengan kisah inspiratif tentang sebuah proyek kolaborasi yang sukses, baik di webinar maupun di sekolah. Ini bisa menjadi contoh nyata bagaimana semangat berbagi dan bekerja sama dapat menghasilkan hasil yang luar biasa.

Tak kenal maka tak sayang, itulah pepatah yang sangat populer. Maka izinkan saya memperkenalkan diri saya sebelum membahah aktivitas apa saja yang saya lakukan dalam tugas akhir dari PEMBATIK Level 4 Tahun 2024 ini.

Oh yaa sahabat teknologi, sedikit berbagi tulisan saya dalam jurnal ilmiah yang sudah publish. Mungkin akan bisa menjadi referensi untuk sahabat teknologi lainnya. TULISAN KARYA ILMIAH

Saya, Yanti Restiawati, guru dari SD Negeri 001 Muara Badak tepatnya Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimatan Timur. Saya sangat bersemangat belajar hal apapun sehingga membawa saya sebagai "Guru Penggerak Angkatan 2 Kutai Kartanegara", serta menjadi "Google Certified Educator" dan juga "Super Trainer Quizizz", saya juga pernah mengikuti program School Leadership Workshop yang diprogramkan oleh kementrian pendidikan bekerjasama dengan NIE Singapura. Saat ini selesai bertugas menjadi pengajar praktik Guru Penggerak Angkatan 8 dan juga 10.

Sahabat Teknologi!
Dukungan dari sekolah terutama pimpinan saya dan juga rekan sejawat yang mengantarkan saya masuk pada pembatik level 4. Tugas kali ini yaitu berbagi dan berkolaborasi dengan sahabat-sahabt teknologi lainnya untuk menceritakan praktik baik yang telah dilakukan di sekolah kepada sahabat guru seluruh Indonesia.

Berbagi dan Berkolaborasi dengan Rekan Sejawat

Kolaborasi dengan rekan sejawat melibatkan proses berbagi pengetahuan, pengalaman, dan perspektif yang berbeda. Melalui diskusi, lokakarya, atau proyek bersama, kita dapat saling belajar dan memperkaya pemahaman terhadap materi pembelajaran. Proses kolaborasi ini juga mendorong kita untuk berpikir kritis, mencari solusi inovatif, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Kegiatan 1: Bersama Rekan Sejawat

Berbagi dan Berkolaborasi dengan Murid

Berbagi dan berkolaborasi dengan murid bukan hanya sekadar transfer ilmu, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan inspiratif. Maka saya membuat MPI-GEMBIRA akronim dari GEMar Belajar IPAS dengan RestiAwati. Tampilan dan juga testimoni dari peserta didik saat menggunakan MPI-GEMBIRA.

Kegiatan 2: Bersama Murid

Berbagi dan Berkolaborasi dengan Sahabat Teknologi Kalimatan Timur

Menjadi bagian dari Sahabat Teknologi Kalimantan Timur berarti bergabung dalam sebuah jaringan yang kuat dan saling mendukung. Dengan berkolaborasi dengan sesama anggota, kita dapat memperoleh dukungan, inspirasi, dan peluang baru untuk mengembangkan diri. Kolaborasi ini juga memungkinkan kita untuk berbagi sumber daya dan pengetahuan, sehingga kita dapat mencapai tujuan yang lebih besar bersama-sama.
Kegiatan 3: Bersama Sahabat Teknologi
Preview File di Google Drive

Preview File PDF


Berbagi dan Berkolaborasi dengan Sahabat Teknologi Lintas Pulau

Webinar kolaborasi Sahabat Teknologi lintas pulau ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk berbagi praktik terbaik dalam mengintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ke dalam proses pembelajaran. Melalui diskusi dan sharing pengalaman, kita dapat saling menginspirasi untuk menciptakan inovasi-inovasi pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Harapannya, kolaborasi ini dapat mendorong pengembangan model pembelajaran yang lebih fleksibel, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa di era digital.

Kegiatan 4: Bersama Sahabat Teknologi Lintas Pulau
Preview File di Google Drive

Preview File PDF


Berbagi dan Berkolaborasi dengan Sahabat Guru Indonesia

Berbagi bersama guru hebat Indonesia itu adalah hal yang sangat menarik dan sangat memberikan kesan tersendiri terhadap saya yang pemula dalam hal berbagi. Ini lah kegiatan saya bersama guru hebat Indonesia.

Kegiatan 5: Bersama Guru Hebat Indonesia di Naungi BPMP Kalimatan Timur


Preview File di Google Drive

Preview File PDF


Semakin sering berbagi maka semakin indah dalam memetik pembelajaran. Semoga bermanfaat dan bisa kamu praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan lupa untuk terus belajar dan berkembang ya! Sampai jumpa di artikel selanjutnya.



Jumat, 18 Agustus 2023

PENDAFTARAN PELATIHAN MICROSOFT

 Microsoft Innovatif Educator Expert (MIEE) Indonesia dengan dukungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia mengadakan *Pelatihan Desain Pembelajaran Abad 21 dalam Implementasi Kurikulum Merdeka*


Pelatihan akan dilaksanakan secara *daring* menggunakan *Microsoft Teams* 

Pada tanggal *25 - 30 Juni 2022*.


Materi pelatihan meliputi konsep-konsep pada Desain Pembelajaran Abad 21 dan penggunaan teknologi Microsoft pendukung.


*Materi Pelatihan (32 JP)* terdiri dari:

1. Kebijakan Kurikulum Merdeka

2. Dimensi Keterampilan Kolaboratif

3. Dimensi Konstruksi Pengetahuan

4. Dimensi Pemecahan Masalah dan Inovasi Dunia Nyata

5. Dimensi Komunikasi Terampil

6. Dimensi Regulasi Diri

7. Dimensi TIK Dalam Pembelajaran


Daftarkan diri Anda di:

*https://bit.ly/Pendaftaran21CLD_Kaltim*


*Pendaftaran: 19 - 23 Juni 2022*


*Fasilitas*

1. e-sertifikat (32) JP

2. Contoh laporan pengembangan diri

3. Undangan daftar hadir

4. Mendapatkan Akun Microsoft @guruinovatif (bagi yang belum memiliki)

Selasa, 05 Oktober 2021

MODUL 3.3.a.7 Demonstrasi Kontekstual - Program Yang Berdampak Pada Murid

RANCANGAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID

Program yang berdampak pada murid adalah wujud kepedulian guru terhadap murid untuk menjadikan mereka sebagai profil pelajar pancasila. 

PROGRAM DASSI (CERDAS KOMUNIKASI) BENTUK KEPEMIMPINAN SEBAGAI BUDAYA BELAJAR.


Tujuan program yang selaras dengan visi yang sudah dibuat pada tahap lokakarya 3. Tujuan program ini adalah murid memiliki karakter percaya diri dalam memimpin diskusi ataupun dalam berbicara di forum besar sebagai budaya belajar melalui kegiatan diskusi setelah jam pelajaran berakhir dilaksanakan tiga kali dalam satu minggu, tepatnya di hari Senin, Rabu, dan Jum'at.

Tahapan BAGJA :

  1. B-uat Pertanyaan. Bagaimana cara meningkatkan karakter percaya diri dalam memimpin diskusi ataupun dalam berbicara di forum besar sebagai budaya belajar dengan mengunakan program DASSI?
  2. A-mbil Pelajaran. Murid yang komunikasi aktif di kelas pada presentasi hasil karya ataupun tugas penelitian. Mampu memimpin do'a bergiliran setiap harinya.
  3. G-ali Mimpi. Murid diharapkan memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi disaat berkomunikasi dan mampu mengelolah tata bahasa dengan baik saat mengeluarkan pendapat ataupun menjadi pemimpin penjabaran materi.
  4. J-abarkan Rencana. Murid berdiskusi 10 menit setelah jam pelajaran berakhir. Kegiatan ini dilakukan secara online selama pandemi ini. Akan berjalan dengan baik sesuai rencana jika sudah tatap muka berlangsung.
  5. A-tur Eksekusi. Pembina adalah kepala sekolah dan ketua penjamin mutu. Penanggungjawab adalah Guru kelas. Ketua Pelaksana adalah ketua kelas. Tim Kolaborasi adalah wali kelas sebagai kontrol kegiatan murid. Serta kegiatan sepenuhnya dari murid, melalui murid, untuk murid.

Rencana Monitoring, Evaluasi, Pembelajaran, dan Pelaporan (Monitoring, Evaluation, Learning, and reporting).



Pelibatan Orang Tua dan Komunitas

Orang tua dan komunitas memiliki keterlibatan secara langsung dalam DASSI kegiatan ini, mengingat program ini dilakukan luar jam pelajaran. Maka meminta pengertian orang tua atas keterlambatan murid dan juga dukungan orang tua dalam memotivasi murid. Komunitas berperan memberi masukan dari program ini.


Durasi Program yang Berkisar Selama 1 Bulan 

Program ini berdurasi yang berkisar selama 1 bulan tentu kurang cukup untuk melakukan program ini dengan maksimal. Program harus berkelanjutan hingga mencapai tujuan dengan baik. Perlu ada tindak lanjut agar bermanfaat sepanjang waktu dan sampai akhir murid mengimplementasikan di dunia nyata.